Kamis, 07 Juni 2012

Cara Menginstal LINUX UBUNTU 11.10



Masukkan CD/DVD Ubuntu 11.10 desktop kedalam CD/DVD drive, reboot komputer lalu ataur BIOS agar menggunakan CD/DVD sebagai media booting pertama. Ubuntu live desktop akan segera dijalankan, tunggulah hingga ditampilkan halaman "Welcome"...


terdapat 2 pilihan, Try Ubuntu dan Install Ubuntu
Try Ubuntu digunakan untuk menjalankan ubuntu tanpa harus menginstalnya ke dalam komputer, unbuntu di jalankan menggunakan CD Instalasi
Install Ubuntu digunakan untuk menginstal Ubuntu ke dalam komputer

Klik "Install Ubuntu" yang berada di desktop untuk menjalankan Ubiquity (installer Ubuntu). Pada halaman muka, pilih bahasa yang ingin digunakan lalu tekan tombol "Continue"...


Kita akan dibawa ke halaman "Preparing to install Ubuntu". Pada halaman ini installer akan memeriksa ketersediaan perangkat yang dibutuhkan termasuk sambungan internet jika tersedia...


Gambar 1, installer Ubuntu mendeteksi Harddisk anda telah mencukupi untuk proses instalasi dan komputer anda terhubung dengan internet
Gambar 2, installer Ubuntu mendeteksi Harddisk telah mencukupi, tetapi komputer tidak terhubung dengan internet.
Disarankan untuk memutuskan terlebih dulu koneksi internet dan tidak mengaktifkan kedua opsi tersebut karena dengan mengaktifkan keduanya akan menyebabkan proses instalasi berjalan lama.
Setelah itu klik Continue

Pada halaman "Installation type", Anda diminta menentukan jenis instalasi yang ingin dilakukan. Gambar berikut akan menunjukkan pada Anda beberapa kondisi yang mungkin kita jumpai...


Gambar 3, Ubuntu mendeteksi keberadaan sistem lain yaitu Windows 7. terdapat beberapa pilihan,
"Install Ubuntu alongside Windows 7"
pilihan ini akan memerintahkan Ubuntu untuk melakukan instalasi secara otomatis menyesuaikan ruang hardisk yang tersedia, dan komputer anda akan terdapat 2 sistem operasi.
"Replace Windows 7 With Ubuntu"
pada pilihan ini maka sistem operasi yang lama akan di gantikan dengan Ubuntu 11.10. Peringatan!!! : dengan memilih opsi ini maka instalasi Windows 7 serta semua isi hardisk termasuk data dan file lain akan dihapus dan hardisk akan diformat ulang.
"Something else"
opsi ini memungkinkan kita mengatur secara mandiri instalasi Ubuntu bersama Windows 7 dengan menyusun partisi secara manual

Gambar 4, Ubuntu 11.10 mendeteksi keberadaan sistem operasi lain dan juga sistem operasi Ubuntu versi sebelumnya, dalam contoh ini sistem yang telah ada adalah Windows 7 dan Ubuntu 11.04. terdapat beberapa pilihan
"Erase Ubuntu 11.04 and reinstall"
pada pilihan ini sistem operasi Ubuntu 11.04 akan dihapus dan digantikan dengan sistem operasi yang akan di instal.
Peringatan!!!: pilihan ini akan menghapus semua file dan data yang berada dalam sistem Ubuntu 11.04.
"Upgrade Ubuntu 11.04 to 11.10"
opsi ini digunakan untuk meng-upgrade sistem Ubuntu 11.04 yang telah ada menjadi Ubuntu 11.10, dengan cara ini semua data dan file yang disimpan tidak akan dihapus. Perangkat lunak yang telah diinstal pada sistem versi sebelumnya akan dipertahankan jika memungkinkan, sepanjang dependensi dan kompatibilitas dengan Ubuntu 11.10 terpenuhi, jika tidak, perangkat lunak akan dihapus.
"Erase everything and reinstall"
pada pilihan ini semua sistem operasi dan data yang ada pada harddisk akan di hapus
"Something else"
penjelasan sama dengan gambar sebelumnya.

Gambar 5, Ubuntu 11.10 tidak mendeteksi keberadaan sistem operasi lain, hal ini mungkin terjadi karena Ubuntu tidak mengenali, atau hardisk masih dalam keadaan kosong (baru) dan atau hardisk telah memiliki bebrapa partisi yang berisi data dan file-file lain. Terdapat dua pilihan
"Erase disk and install Ubuntu"
pada pilihan ini semua data yang ada pada harddisk akan di hapus dan Ubuntu 11.10 akan melakukan instalasi (penentuan partisi) secara otomatis.
"Something else"; sama dengan penjelasan gambar sebelumnya.

Setelah itu pilih Continue


Langkah-langkah selanjutnya tinggal mengisi informasi pribadi yang dibutuhkan. Pada halam "Where are you?" tentukan lokasi tempat Anda berada (
Gambar 15 ), selanjutnya tekan "Continue"
. Pada halaman "Keyboard layout" pilih tata letak keyboard yang digunakan atau biarkan dalam keadaan default ( Gambar 16 ), tekan "Continue" untuk melanjutkan.
 Pada halaman "Who are you?" isi semua informasi pribadi yang diminta, "Your name:" isi dengan nama lengkap Anda, "Your computer's name:" isi dengan nama komputer yang Anda inginkan, "Pick a username:" tentukan username yang akan digunakan untuk login ke sistem, "Choose a password:" dan "Confirm your password:" isi dengan password yang akan Anda gunakan saat login.
Dua opsi dibawahnya, pilih pada "Require my password to log in" dan tidak perlu mengaktifkan pilihan "Encript my home folder" jika Anda tidak tahu kegunaannya ( Gambar 17 ), tekan "Continue" untuk melanjutkan.
Semua informasi yang diminta telah selesai kita tentukan, slideshow informasi akan ditampilkan, tinggal menanti instalasi diselesaikan ( Gambar 18 ). Instalasi selesai, pada dialog "Installaton complete" tekan tombol "Restart Now" ( Gambar 19 ), komputer akan direstart, ambil CD/DVD installer yang dikeluarkan lalu tekan enter.

Beberapa saat kemudian komputer akan dinyalakan kembali...


Gambar 20, Plymouth, boot splash Ubuntu 11.10 ditampilkan. Gambar 21, LightDM, layar login Ubuntu 11.10 yang baru dan indah. Gambar 22, Desktop Unity 2D Ubuntu 11.10 jika driver atau perangkat grafis yang digunakan belum diinstal dan atau belum dikenali.


Desktop Ubuntu 11.10 dengan Unity 3D (
Gambar 23 ), (Gambar 24) dan (Gambar 25), efek 3D dengan desktop Cube pada Unity Ubuntu 11.10.

Selasa, 24 April 2012

Perintah-perintah Dasar Linux

1. Perintah Informasi User
  • id            : merupakan perintah untuk melihat identitas diri (nomor id dan group id).
  • hostname   : merupakan  perintah untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem.
  • w               : merupakan perintah untuk mengetahui siapa saja yang sedang aktif.
  • who            : merupakan perintah untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login.
  • whoami       : merupakan perintah untuk menanyakan siapa yang sekarang sedang bekerja (user apa yang sedang digunakan).
  • chfn             : merupakan perintah untuk mengubah informasi finger.
  • finger          : merupakan perintah untuk melihat informasi finger.

2. Perintah Dasar

  • date             :  merupakan perintah untuk menampilkan informasi tanggal dan waktu saat ini
  • cal               :  merupakan perintah untuk menampilkan kalender
  • man             :  merupakan perintah untuk menampilkan manual dari suatu perintah
  • clear            :  merupakan perintah untuk menghapus layar
  • apropos       : merupakan perintah untuk mencari perintah yang deskripsinya mengandung kata kunci yang dicari.
  • whatis          : merupakan perintah untuk mencari perintah yang tepat sama dengan kunci yang dicari


3. Perintah Manipulasi

  • ls               : merupakan perintah untuk menampilkan isi dari suatu direktori
  • file             : merupakan perintah untuk melihat tipe file
  • cat             : merupakan perinah untuk menampilkan isi dari sebuah file di layar.
  • more         : merupakan perintah untuk mempaging halaman
  • pg             : merupakan perintah untuk menampilkan file per satu layar penuh
  • cp             : merupakan perintah untuk menyalin file atau copy
  • mv            : merupakan perintah untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain
  •  rm            : merupakan perintah untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori
  • grep          : merupakan perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah tentukan.

Rabu, 11 April 2012

GIMP


GIMP bisa juga disebut sebagai Adobe Photoshop versi open source, sama seperti Open Office yang juga merupakan Microsoft Office versi open source. GIMP merupakan singkatan dari GNU Image Manipulation Program, dari namanya saja sudah menunjukkan kalau software grafis ini open source. GIMP memiliki fungsi yang hampir sama dengan Adobe Photoshop, yakni untuk photo retouching.
GIMP Logo
GIMP dapat Anda jadikan sebagai alternatif pengganti Adobe Photoshop, atau dapat Anda kolaborasikan keduanya. Mengingat GIMP dapat membuka file dengan ekstensi .psd, meskipun ekstensi aslinya adalah .xcf. Sama seperti open office yang dapat membuka file.doc, padahal esktensi aslinya adalah .odt. Memang begitulah ciri-ciri utama software open source, dapat membuka tipe file serupa dari software premium.
Jika ditinjau dari segi fitur utamanya, hampir tidak ada perbedaan dengan Adobe Photoshop. Mulai dari layer, lighting, color balance, curve, gradient, magic wand, dsb. Perbedaannya hanya pada cara penggunaan, tapi inti dari adanya fitur tersebut sama, yakni untuk memperbaiki kualitas foto.
Apabila Anda seorang web desainer, GIMP juga dapat digunakan untuk mengerjakan desain web, setelah Anda selesai melakukan slice, tinggal Anda simpan dalam format HTML. Dalam menggunakan GIMP, Anda tidak perlu takut atau khawatir tidak bisa. Sebab kini tutorialnya sudah semakin banyak beredar di internet, meski tak sebanyak Adobe Photoshop sih.

Inkspace




Inkscape merupakan software yang memiliki fugsi hampir sama dengan Corel Draw. Inkscape biasanya lazim ada pada operating system Linux, memang pada awalnya diperuntukkan Linux, begitu pula dengan GIMP. Inkscape dapat digunakan untuk membuat gambar vector sebagaimana Corel Draw, selain itu Anda juga dapat membuka file dengan ekstensi .cdr pada Inkscape. Meski demikian, Inkscape juga tersedia untuk versi Microsoft Windows, sehingga dapat dijadikan software alternatif.

Inkscape User Interface
Bagi Anda yang suka membuat gambar vector, atau sekedar mengedit gambar yang sudah ada, saya sangat menyarankan Anda untuk mencoba software ini. Sebab pada masing-masing software pasti ada kelebihan serta kekurangannya masing-masing. Dengan mengombinasikan keduanya, bukan tidak mungkin Anda akan dapat menghasilkan gambar yang spektakuler.

Selasa, 03 April 2012

Pengertian dan Sejarah Open Source

Menurut thesaurus Bahasa Indonesia, kata free bisa diartikan sebagai : bebas, blong, Cuma-Cuma, gratis, luang, meluputkan, membebaskan, terluang. Adapun secara istilah, free adalah kebebasan anda untuk menyalin software serta menggunakannya secara legal dikomputer manapun tanpa harus membayar biaya tertentu.

Adapun Open Source, secara istilah diartikan sebagai prinsip-prinsip dan metodelogi yang bertujuan mempromosikan akses terbuka terhadap tahapan produksi dan desain pada sebuah produk atau sumber daya apapun.

Istilah Open Source lazim diterapkan pada kode sumber (source code) dari software yang dibuat untuk kepentingan public secara umum dengan tidak adanya batasan hak atas kekayaan intelektual. Prinsip ini menyediakan kebebasan kepada user untuk membuat isi sebuah software secara bertahap maupun berkolaborasi.

Dengan munculnya internet, perkembangan dunia software open source sangat cepat, banyak kalangan bahkan menyatakan perkembangan software open source lebih cepat dibandingkan dengan perkembangan software Closed Source.

Model pengembangan open source memungkinkan pengembangan software dilakukan secara parallel dengan tujuan yang berbeda-beda. Metode pengembangan ini berbeda jauh dibandingkan dengan metode sentralistik yang lazim diterapkan di perusahaan pengembang software komersial.

Kata “open source” pertama kali muncul pada sebuah rapat di Palo Alto California. Ketika itu, Netscape yang merupakan pengembang browser Navigator ingin melepaskan kode sumber dari produk dengan nama Mozilla di bulan Januari 1998. Merekan ingin membedakan diri dan menghindari konfrontasi ideologis maupun konotatif dengan istilah Free Software yang dipelopori oleh Richard Stallman. Para penggagas istilah open source adalah : Christine Peterson, Todd Anderson, Larry Augustin, Jon Hall, Sam Ockman, and Eric S. Raymond.

Istilah “open source” ini kemudian menjadi terkenal setelah dipublikasikan oleh tim O’Reilly melalui sebuah event yang diadakan di bulan April 1999. Event ini dihadiri oleh para selebritis IT yang terlibat dalam project-project free open source, seperti Linus Torvallds (penemu Linux), Larry Wall, Brian Behlendorf, Eric, Allman, Guido van Rossum (pembuat python), Michael Tieman, Paul Vixie, Jamie Zawinski dari Netscape, dan Eric Raymond.

Untuk menjaga perkembangan dunia open source, dibentuklah sebuah badan yang disebut Open Source Initiative. Badan ini didirikan tahu 1998 oleh Eric S. Raymond dan Bruce Perens. Definisi open source yang digunakan disini Debian Free Software Guidelines.

Saat ini, perkembangan Open Source tidak hanya terbatas pada dunia IT, namun juga pada beberapa hal sebagai berikut : Pertanian, Kesehatan dan Farmasi, Teknologi, Media, Pendidikan, Pemerintahan dan Kesenian.