Selasa, 24 April 2012

Perintah-perintah Dasar Linux

1. Perintah Informasi User
  • id            : merupakan perintah untuk melihat identitas diri (nomor id dan group id).
  • hostname   : merupakan  perintah untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem.
  • w               : merupakan perintah untuk mengetahui siapa saja yang sedang aktif.
  • who            : merupakan perintah untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login.
  • whoami       : merupakan perintah untuk menanyakan siapa yang sekarang sedang bekerja (user apa yang sedang digunakan).
  • chfn             : merupakan perintah untuk mengubah informasi finger.
  • finger          : merupakan perintah untuk melihat informasi finger.

2. Perintah Dasar

  • date             :  merupakan perintah untuk menampilkan informasi tanggal dan waktu saat ini
  • cal               :  merupakan perintah untuk menampilkan kalender
  • man             :  merupakan perintah untuk menampilkan manual dari suatu perintah
  • clear            :  merupakan perintah untuk menghapus layar
  • apropos       : merupakan perintah untuk mencari perintah yang deskripsinya mengandung kata kunci yang dicari.
  • whatis          : merupakan perintah untuk mencari perintah yang tepat sama dengan kunci yang dicari


3. Perintah Manipulasi

  • ls               : merupakan perintah untuk menampilkan isi dari suatu direktori
  • file             : merupakan perintah untuk melihat tipe file
  • cat             : merupakan perinah untuk menampilkan isi dari sebuah file di layar.
  • more         : merupakan perintah untuk mempaging halaman
  • pg             : merupakan perintah untuk menampilkan file per satu layar penuh
  • cp             : merupakan perintah untuk menyalin file atau copy
  • mv            : merupakan perintah untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain
  •  rm            : merupakan perintah untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori
  • grep          : merupakan perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah tentukan.

Rabu, 11 April 2012

GIMP


GIMP bisa juga disebut sebagai Adobe Photoshop versi open source, sama seperti Open Office yang juga merupakan Microsoft Office versi open source. GIMP merupakan singkatan dari GNU Image Manipulation Program, dari namanya saja sudah menunjukkan kalau software grafis ini open source. GIMP memiliki fungsi yang hampir sama dengan Adobe Photoshop, yakni untuk photo retouching.
GIMP Logo
GIMP dapat Anda jadikan sebagai alternatif pengganti Adobe Photoshop, atau dapat Anda kolaborasikan keduanya. Mengingat GIMP dapat membuka file dengan ekstensi .psd, meskipun ekstensi aslinya adalah .xcf. Sama seperti open office yang dapat membuka file.doc, padahal esktensi aslinya adalah .odt. Memang begitulah ciri-ciri utama software open source, dapat membuka tipe file serupa dari software premium.
Jika ditinjau dari segi fitur utamanya, hampir tidak ada perbedaan dengan Adobe Photoshop. Mulai dari layer, lighting, color balance, curve, gradient, magic wand, dsb. Perbedaannya hanya pada cara penggunaan, tapi inti dari adanya fitur tersebut sama, yakni untuk memperbaiki kualitas foto.
Apabila Anda seorang web desainer, GIMP juga dapat digunakan untuk mengerjakan desain web, setelah Anda selesai melakukan slice, tinggal Anda simpan dalam format HTML. Dalam menggunakan GIMP, Anda tidak perlu takut atau khawatir tidak bisa. Sebab kini tutorialnya sudah semakin banyak beredar di internet, meski tak sebanyak Adobe Photoshop sih.

Inkspace




Inkscape merupakan software yang memiliki fugsi hampir sama dengan Corel Draw. Inkscape biasanya lazim ada pada operating system Linux, memang pada awalnya diperuntukkan Linux, begitu pula dengan GIMP. Inkscape dapat digunakan untuk membuat gambar vector sebagaimana Corel Draw, selain itu Anda juga dapat membuka file dengan ekstensi .cdr pada Inkscape. Meski demikian, Inkscape juga tersedia untuk versi Microsoft Windows, sehingga dapat dijadikan software alternatif.

Inkscape User Interface
Bagi Anda yang suka membuat gambar vector, atau sekedar mengedit gambar yang sudah ada, saya sangat menyarankan Anda untuk mencoba software ini. Sebab pada masing-masing software pasti ada kelebihan serta kekurangannya masing-masing. Dengan mengombinasikan keduanya, bukan tidak mungkin Anda akan dapat menghasilkan gambar yang spektakuler.

Selasa, 03 April 2012

Pengertian dan Sejarah Open Source

Menurut thesaurus Bahasa Indonesia, kata free bisa diartikan sebagai : bebas, blong, Cuma-Cuma, gratis, luang, meluputkan, membebaskan, terluang. Adapun secara istilah, free adalah kebebasan anda untuk menyalin software serta menggunakannya secara legal dikomputer manapun tanpa harus membayar biaya tertentu.

Adapun Open Source, secara istilah diartikan sebagai prinsip-prinsip dan metodelogi yang bertujuan mempromosikan akses terbuka terhadap tahapan produksi dan desain pada sebuah produk atau sumber daya apapun.

Istilah Open Source lazim diterapkan pada kode sumber (source code) dari software yang dibuat untuk kepentingan public secara umum dengan tidak adanya batasan hak atas kekayaan intelektual. Prinsip ini menyediakan kebebasan kepada user untuk membuat isi sebuah software secara bertahap maupun berkolaborasi.

Dengan munculnya internet, perkembangan dunia software open source sangat cepat, banyak kalangan bahkan menyatakan perkembangan software open source lebih cepat dibandingkan dengan perkembangan software Closed Source.

Model pengembangan open source memungkinkan pengembangan software dilakukan secara parallel dengan tujuan yang berbeda-beda. Metode pengembangan ini berbeda jauh dibandingkan dengan metode sentralistik yang lazim diterapkan di perusahaan pengembang software komersial.

Kata “open source” pertama kali muncul pada sebuah rapat di Palo Alto California. Ketika itu, Netscape yang merupakan pengembang browser Navigator ingin melepaskan kode sumber dari produk dengan nama Mozilla di bulan Januari 1998. Merekan ingin membedakan diri dan menghindari konfrontasi ideologis maupun konotatif dengan istilah Free Software yang dipelopori oleh Richard Stallman. Para penggagas istilah open source adalah : Christine Peterson, Todd Anderson, Larry Augustin, Jon Hall, Sam Ockman, and Eric S. Raymond.

Istilah “open source” ini kemudian menjadi terkenal setelah dipublikasikan oleh tim O’Reilly melalui sebuah event yang diadakan di bulan April 1999. Event ini dihadiri oleh para selebritis IT yang terlibat dalam project-project free open source, seperti Linus Torvallds (penemu Linux), Larry Wall, Brian Behlendorf, Eric, Allman, Guido van Rossum (pembuat python), Michael Tieman, Paul Vixie, Jamie Zawinski dari Netscape, dan Eric Raymond.

Untuk menjaga perkembangan dunia open source, dibentuklah sebuah badan yang disebut Open Source Initiative. Badan ini didirikan tahu 1998 oleh Eric S. Raymond dan Bruce Perens. Definisi open source yang digunakan disini Debian Free Software Guidelines.

Saat ini, perkembangan Open Source tidak hanya terbatas pada dunia IT, namun juga pada beberapa hal sebagai berikut : Pertanian, Kesehatan dan Farmasi, Teknologi, Media, Pendidikan, Pemerintahan dan Kesenian.